Guru dalam bingkai Muhammadiyah bukan sekadar penyampai materi, melainkan agen pencerahan peradaban. Mari kita telaah mendalam, bagaimana kita dapat mengintegrasikan ilmu yang berkemajuan dan akhlak yang beradab untuk menuntun generasi muda menuju cahaya Islam dan puncak kejayaan bangsa.
Melalui kegiatan Tabligh Pendidikan, para pendidik SD MICA diajak untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya mencerdaskan intelektual, tetapi juga membentuk karakter, spiritualitas, dan kepedulian sosial peserta didik. Dengan meneladani perjuangan K.H. Ahmad Dahlan, guru diharapkan mampu menjadi pembelajar sepanjang hayat, inspirator perubahan, serta teladan dalam menanamkan nilai-nilai Islam yang berkemajuan di lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah.” Semoga semangat ini terus menginspirasi setiap pendidik untuk mengabdi dengan ikhlas, mencerdaskan generasi, dan menebarkan kebermanfaatan bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.

