Sambutan Kepala Sekolah

Mengenal lebih dekat SD Muhammadiyah 1 Candi Labschool UMSIDA

Sekolah SD Muhammadiyah 1 Candi Labschool UMSIDA adalah sekolah Reguler yang berani dan terbuka ‘menyambut’ semua siswa tanpa memandang jenis kelamin, etnis, latar belakang sosial, ekonomi, hingga kebutuhan pendidikan mereka. Cita-cita bersama adalah bagaimana menjadikan SD Muhammadiyah 1 Candi Labschool UMSIDA unggul dalam penyiapan calon pemimpin Ummat, Masyarakat, Bangsa, dan Negara dimasa depan.

Di SD Muhammadiyah 1 Candi Labschool UMSIDA, setiap kelas regular terdiri dari 28 anak dengan batasan 3-4 anak berkebutuhan khusus yang akaan dididik bersama. Sejak dini anak-anak telah dikenalkan dengan teman-teman yang tidak sama, hal ini tentu menguatkan jiwa mereka untuk lebih memiliki kepekaan sosial yang tinggi, empati, dan saling menyayangi sesama makhluk ciptaan Allah Swt.

Berlandaskan Kurikulum Nasional ditahun 2022, SD Muhammadiyah 1 Candi Labschool UMSIDA mengembangkan kurikulum (adaptif), sistem pembelajaran, penilaian, serta sarana dan prasarana yang juga mengakomodasi kebutuhan anak berkebutuhan khusus, sehingga mereka dapat beradaptasi dan menerima pendidikan sebaik mungkin. Para guru (terdiri 2 guru dalam satu kelas) terlatih dalam menilai kemampuan setiap anak termasuk perkembangan anak berkebutuhan khusus.

Pada prinsipnya belajar adalah tentang pembentukan karakter anak (berakhlak mulia). Waktu belajar di SD Muhammadiyah 1 Candi Labschool yakni sekolah 5 hari efektif dan menganut pada sistem pembelajaran singkat 5 jam (plus pembiasaan 1 jam mengaji). Para guru mendesain modul pembelajaran mandiri dan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan materi kehidupan sehari-hari. Sekolah menerapkan model “belajar menyenangkan” dengan tujuan mendesain balance growth atau pertumbuhan yang seimbang antara kehidupan sekolah dan waktu luang.

SD Muhammadiyah 1 Candi Labschool UMSIDA akan menyiapkan konsultan pendidikan Inklusi dan psikologi klinis untuk terapi khusus jika dibutuhkan anak-anak berkebutuhan khusus. Sekolah juga menyediakan ruang sumber belajar (Source learning) dengan tujuan agar para siswa berkebutuhan khusus dapat belajar dengan nyaman. Para siswa berkebutuhan khusus dapat pulang lebih awal dari jam belajar normal jika dibutuhkan, atau diizinkan dengan pendampingan melakukan kelompok belajar yang lebih kecil.